The Memories [Prolog]

the memories

Mahesa membereskan meja belajarnya dari buku-buku SMA nya, dan memasukan beberapa catatan yang ia rasa dibutuhkan di kampus nanti ke dalam tas abu-abunya. Ya, kini ia sudah mau merantau dan masuk ke sebuah universitas ternama. Saat sedang seng membolak-balik catatannya, sebuah surat terjatuh dari salah satu halaman buku tersebut. Di amplopnya terdapat tulisan “Mahesa he” mengggunakan katakana. Mahesa tersenyum. Ia ingat siapa pengirim surat itu.

Continue reading

Advertisements