Terserah

Asa menatap lapangan basket sambil sesekali melirik ponselnya. Sudah jam 16.00, tapi orang yang dia tunggu tak kunjung datang. Asa pun membuka aplikasi bbm dan melihat sebuah kontak bbm. Di layar ponselnya, tertera chat room dengan sebuah kontak yang bernama Nando. Asa pun mencoba mnegetik pesan untuk orang tersebut.

Masih lama, Ndo?

Sebelum meng-klik send, gadis itu membaca ulang pesan tersebut. Kemudian menghapus kalimat yang tadi diketiknya. Dia urung untuk mengirim pesan pada Nando yang tak lain adalah kekasihnya. Nando berjanji padanya untuk pulang sekolah bareng, namun karena ada tugas tambahan, Asa harus menunggu Nando di koridor sampai tugas Nando selesai. Ya, lebih baik menunggu daripada mengirim pesan. Continue reading

Advertisements

Pemuja Rahasia

Kuawali hariku dengan mendoakanmu agar kau selalu sehat dan bahagia disana
Sebelum kau melupakanku lebih jauh
Sebelum kau meninggalkanku lebih jauh

Lantunan lagu pemuja rahasia yang dipopulerkan oleh Sheila on 7 terdengar dari sebuah music player disebuah laptop berwarna merah dengan volume paling kecil. Sesosok gadis berusia 20 tahun tampak memandang langit sore dari jendela kamarnya. Gadis itu tersenyum kecil, kemudian melirik sebuah foto yang ada di meja—tepat disamping laptop tersebut— di bagian bawah bingkai foto tersebut, terdapat sebuah tulisan “Asa-Ridho. Foto sewaktu kelulusan.” Itu adalah foto dirinya, bersama seorang pemuda pujaannya sewaktu dia masih duduk dikelas 2 SMA. Gadis bernama Asa itu tersenyum, kemudian kembali menatap langit sore. Pikirannya kembali melayang, disaat dia masih duduk dikelas 2 SMA.

4 tahun yang lalu… Continue reading

7 Misteri di Sekolah

“Ada yang pernah denger tentang 7 misteri yang ada disekolah kita?” tanya Asa. Pagi itu Asa, Jelita, Desy dan Suci sedang berkumpul sebelum bel masuk.

“Hah? 7 misteri?” tanya Jelita kaget.

“Iya, pada tahu gak?”

“Emang ada ya?” tanya Desy polos.

“Itu juga baru denger-denger sih. Tapi yang pasti, gue pernah ngalamin satu kejadian. Baru kemaren,” jelas Asa.

“Apaan sih? Pagi-pagi udah nge-gosip,” celetuk Nando yang baru datang.

“Berisik lo, Ndo! Sini gabung,” ajak Suci. Nando pun menaruh tasnya di meja dan bergabung bersama keempat cewek tersebut.

“Ada apaan emang? Kayaknya serius amat. Lagi ngomongin kegantengan gue ya?” tanya Nando.

“Dih, pede mode on lo!” ujar Jelita sambil menjitak Nando. Nando hanya meringis sambil mengelus kepalanya.

“Terus apaan?” Continue reading